Thursday, June 14, 2007

Kangen Odong-odong

Pulang dari Rumah Sakit setelah dirawat 3 hari karena Typhoid Fever. Ob langsung naik Odong-odong. Cerita selanjutnya menyusul...

Monday, March 26, 2007

Kok masih di Colombo? Begitu aku bertanya hari ini ketika alex tlp di hp karena setahuku hari ini dia sudah terbangun di Bangkok dan tinggal dua hari disitu sampai Rabu 28 pulang ke Bogor. Aihhh, ternyata semalam alex ketiduran dan terbangun menjelang jam 1 padahal jam segitu pesawatnya take off. Menurut cerita alex langsung ke airport yang jaraknya dekat dari hotel, ternyata tidak bisa karena terlambat banget. Padahal juga saat itu airport sedang tegang, grombolan pemberontak macan tamil sedang membom lapangan militer yang letaknya tidak jauh dari situ. Pesawat dicancel dan penumpang tertahan didalam. Mereka baru diberangkatkan beberapa jam kemudian setelah situasi aman. Serem yah? Kasihan alex tidak bisa bergabung dengan mereka dan balik ke hotel. Kenapa tdk dibangunin sama org hotel? kata alex mereka sudah gedor-gedor pintu. Mungkin juga begitu, siangnya alex baru balik dari India setelah weekend disana. Kemungkinan dia capek dan tertidur pulazzz... Kenapa tdk di tlp? Tlp rusak. ?!>@ hotel apa pula itu? Siang ini baru alex ke Bangkok. Semoga perjalananmu menyenangkan dan bisa bertemu kembali tanpa kekurangan apapun. Update - 4 April 2007 Alex ketinggalan jaket kulit di pesawat hari itu, padahal jaket itu selalu dia bawa kalau bepergian naik pesawat. Belinya jauh di Afsel.. belum ada rencana kesana baik untuk nengokin rumah atau kerja. Siapa tau bisa kebeli disuatu tempat..

Friday, March 23, 2007

Hi daddy Untuk daddy yang ada di Sri Lanka.

Monday, March 05, 2007

Tidak sengaja pagi ini ke Kebun Raya. Ceritanya mau cek tanah dikantor seberang KR. Nunggu staf yang bertugas lama sekali sedangkan Ob mulai tidak terkendali. Yah sudah, mas tomo nunggu disitu sedangkan aku bawa Ob main di KR. Ob dulu pernah ke KR tahun lalu bulan May. Aku ingat banget karena pulang dari sana tidak lama Ob panas dan masuk RS Hermina, opname 5 hari... Begitu masuk KR aku biarin dia berlarian sesuka hati kesana kemari. inget waktu tahun lalu, saat itu Ob baru belajar jalan maka jalan dan larinya masih sempoyongan ke kiri ke kanan. Sekarng larinya sudah kenceng dan ninggalin aku yang ngejar sampai kehabisan napas. Hehehehe.. hitung-hitung olahraga. Tambah hari, Ob semakin terlihat manis. Beberapa bahkan menyangka dia girl. Sebel banget ngejelasin kalau dia tu cowok. Rambutnya memang lurus dan modelnya seperti cewek tapi jelas kok kalau Ob cowok tulen.. Soal rambut, aku memang sengaja model begitu biar seperti Adi Bing Selamet mumpung rambut Ob lurus dan halus tidak seperti rambutku yang ikal dan kasar, bukan juga rambut alex yang berombak. Nah loh anak siapa dong?? hehehehe...

Thursday, March 01, 2007

Akhirnya shoutbox muncul lagi. Lega deh kirain sudah hilang... 30 Maret 2007 It all about money Hari ini aku mendapat pengalaman yang bagus, akhirnya aku menyadari bahwa pendidikan yang lumayan tinggi dari universitas bergengsi bukan jaminan bagi seseorang untuk memiliki cara bertuturnya yang baik. Semua kembali pada pribadi masing-masing… Aku berpendapat bahwa dengan belajar bertahun-tahun bahkan sampai S2 bisa membentuk kita menjadi pribadi yang beraklak baik. Kita bergaul dengan orang yang intelek, kita yang haus akan informasi tidak bosan-bosannya berdiskusi dengan pakar ilmu dengan doctor atau prof. apakah itu tidak membentuk cara berpikir, bertindak dan bertutur. Aku salah, seperti yang kejadian sore ini. Alex meminta ku ikutan meeting bersama senior WIPA di saung samping rumah. Aku tidak punya peran apa-apa disini hanya pendengar dan teman berdiskusi dengan alex dikamar kalau mau tidur. Namun alex ingin aku hadir, seandainya ada yang bicara keras dengan kata-kata yang tidak enak dikuping akan malu dengan kehadiranku. Yang dimaksud disini adalah Imam yang jauh-jauh hari sudah diprediksi bakalan ngamuk. Kalau kita ngomong uang pasti ada salah satu yang dominant, bukan begitu? Di LSM ini, dialah orangnya! Bener kejadian! Sampai saat tadi sore itu, baru aku dengar orang ngomong nyelekit seperti dia. Masa sama alex yang notabene pernah (sebelum diambil alih donor) ngegaji dia atau orang yang dituakan, ngomongnya jelek banget. Sampai dia ngancam mau bakar peta jika alex tidak memberikan bonus pada dia. Bukan itu saja, dia juga menuntut lebih banyak lagi setelah bonus dibagi. Sejauh tadi dia baru bilang supaya diberikan dulu uangnya baru dia akan katakana apalagi yang dia mau. Kemudian dia minta supaya dipecat saja dengan begitu dia akan mendapatkan uang sebesar 25jt. Gila banyak banget yah… Meeting sore tadi memang ngomongin sisa uang proyek dan rencana LSM kedepan. Begitulah karena imam lebih menfokuskan pada uang, dia ngotot tidak mau membahas hal lain hanya uang dan uang saja.. Anehnya, uang yang dimaksud belum juga ada didepan mata artinya masih ditanggan donor dan akan diberikan setelah laporan keuangan masuk kemereka dan mereka periksa. Sampai hari ini laporan belum beres, ada perbaikan sana sini. So? Ngomong kosong aja ceritanya… Menurut Andi, ngapain gitu ngomongin uang? Jika sudah waktunya pasti semua akan diberikan sesuai porsinya. Namun balik lagi, imam tetap kekeuh! Gimana coba jika donor tiba-tiba tidak mau berikan uangnya? Mau bilang apa, toh uang juga uang mereka?? Ampunnn deh.. Baru 1,5jam meeting, aku sudah kabur kedalam, males dengerin orang bertengkar, teriak-teriak soal yang belum pasti. Semakin larut, meeting semakin genting. Alex masuk, mencariku. Dia marah kenapa aku ninggalin dia sendiri ngadapin tuntutan imam yang tidak masuk akal? Aku jelaskan, aku muak dengar omongan dia, bikin kepala tegang. Tapi aku hiburin dia kalau aku tetap ikutin diskusi dari dalam kamar tidur yang lampunya aku sengaja matikan biar bisa leluasa dengarnya. Itu juga tetep bikin kepala pusing dan ‘nek. Beberapa menit pasti aku kabur dulu trus balik lagi… Sedih banget tidak bisa dampingin suami ketika dia disudutkan tapi mau gimana?? Malam itu aku tlp ke ian dan ortu tanya siapa yang kira-kira bisa Bantu kasih saran jika berada diposisi alex – kita? Supaya jelasnya begini, alex sejak tahun 1997 mulai serius bikin peta dibantu oleh beberapa mahasiswa dan lulusan Geografi UI. Imam salah satunya dan tahun itu alex bikin kontrak kerja dengan dia. Tahun 2003/4 mereka membentuk LSM namanya WIPA. Menurutku saat itu seharusnya ada perubahan kontrak kerja. Tapi tidak ada! Tahun 2005 ada beberapa donor yang masuk *alex kesana kemari cari donor* yaitu USAID, NZ, World Bank, Newmont dll. Setelah itu donor mengambil alih pembayaran gaji yang dulu dikeluarkan dari saku pribadi alex. Menurutku sampai disitu seharusnya ada lagi perubahan kontrak kerja antara alex dgn WIPA. Nyatanya tidak juga. Nah sekarang, peta sudah jadi, lauching sudah dilakukan tinggal laporan ke donor2. masalah mulai muncul. Imam mulai berhitung, dia minta management feee untuk apa yang dia lakukan, dia minta persenan jika ada yang mau beli peta lewat dia, dia minta ini, dia minta itu. Dia minta pembagian paling besar diamtara mereka semua. Dia minta lagi uang dari Alex karena merasa Alex bertanggung jawab untuk semua yang dia lakukan terhadap WIPA. Jika mengikuti cara berpikirnya, seharunya alex bisa meminta marketing fee juga karena telah mendapatkan donor dengan nilai uang sebesar 700 juta! Atau Andi yang juga senior wipa boleh minta bagian karena mendapatkan satu donor juga yaitu Kompas dengan nilai 20 juga. Nyatanya dua orang itu tidak! Pikiran mereka masih waras. Ini kan kerja tim, apa yang kita hasilkan untuk kepentingan tim. So, buat apa cari untung?? Sekarang kepalaku mulai sakit lagi. Begitulah, ternyata ada orang yang begitu serakahnya sampai permintaaan kok tidak ada habis-habisnya. Ohhh boy! Dengan hati kesal malam itu aku meminta pada Tuhan supaya dia diberikan sedikit sentilan bahwa apa yang dia lakukan menyakiti perasaan orang lain. Aku minta pada Tuhan supaya dia disadarkan… Aku bilang sama alex, sabar pasti Tuhan menunjukan jalan untuk kita yang penting kita sabar, berdoa dan menyusun strategi. Kasihan alex malam itu dia tidak bisa tidur… Update 4 April 2007 Itu kejadian hari Jumat tgl 30 Maret 2007. Sekarang tanggal 4 April 2007, masih belum ada meeting lagi. Tapi ada kabar lainnya, imam kirim sms hari Senin dua hari yang lalu. Hari dimana seharusnya ada meeting berikutnya. Dia tidak bisa datang karena istrinya yang hamil muda sejak hari Sabtu tidak berhenti pendarahan dan hari Senin itu diputuskan untuk dioperasi *dikuret maksudnya* Kuasa Tuhan bekerja! Sorry, dalam hal ini Tuhan bukannya jahat tapi Tuhan membuktikan bahwa sesuatu akan terjadi jika kita menyakiti perasaannya *atau hambanya* Prosesnya bisa cepat atau lambat namun Tuhan membuktikan pada aku bahwa Dirinya ADA. Semoga ini juga jadi pelajaran buat Alex untuk mengenal Tuhan dan menyerahkan segala perkara didalam NAMANYA.
I can’t ask people to do as I do Naik kereta ekspres Bogor – Depok adalah transport saya setiap hari saat kuliah dulu. Saya merasa nyaman tidak perlu berhimpitan dan terkena keringat orang lain. Suara pedagang yang ramai menawarkan dagangannya, juga bagger dan pengamen. Untuk yang terakhir ada pengecualian jika suaranya enak didengar. Ketika hujan, air tempias masuk dari jendela yang tidak berkaca. Menyebalkan. Itulah mengapa saya bersyukur ada kereta ekspres yang berhenti di stasiun UI atau di Pondok Cina. Kemarin pagi hati saya miris melihat jendela juga pintu kereta yang remuk dan ditengahnya bolong. Iiiih jahat sekali, sepetinya kita ini tidak bisa menjaga milik bersama dengan baik. Keadaan didalam kereta memang tetap nyaman, udara panas dari luar tidak terasa karena AC yang lumayan dingin. Biar begitu, kenapa yah ada kecenderungan suka merusak milik negara yang sebenarnya milik kita juga? Atau mungkin yang ngerusak tidak punya kesempatan merasakan nyamannya digoyang-goyang ditemani AC yang sejuk yang bahkan dibeberapa kereta AC nya terasa lebih dingin. Yahhhh sempat juga saya naik KRL dan pmengalami dua kali kejadian yang tidak menyenangkan. pertama di timpukin aqua gelas yang berisi air dari luar dan masuk langsung mengenai sebagian baju saya. Kedua ditimpukin plastic yang isinya air agak-agak bau.. sialnya hanya saya yang kena padahal saat itu kereta lumayan penuh artinya saya tidak sendirian berdiri. Sial banget!! Sejak itu kalau ke Jakarta atau ke Bogor dan maunya naik kereta –males naik mobil, macetnya tidak tahan -, saya selalu usahakan disesuaikan dengan jadwal kereta ekspres. Sebagai angkutan favorit jelas saya kesel dengan kondisi kereta yang rusak. Melihat orang buang sampah sembarangan saja sudah membuat sebal. Memang sih saya jarang temui lagi tempat sampah padahal dulu sempat lihat setiap gerbong punya 2 tempat sampah disisi kiri dan kanan. Tidak bisa disalahkan juga jika orang lebih memilih membuang sampah dilantai. Saya tidak bisa memaksa mereka untuk mengantongi sampah seperti yang saya lakukan.. bahkan mintje satu kali pernah membuang bungkus permen dilantai dan langsung saya omeli. Sepertinya dia menyadai, tapi tidak berniat untuk mengangkat dan mengantonginya. Dia saja tidak mau, apalagi orang lain??? Grrrrrr!!!

Monday, February 12, 2007

I have tons of stories to tell :)
28 February 2007 Salah Jalur.. Salah Loyang Tidak terasa hari ini adalah penghujung di bulan February… Sejak beberapa hari lalu kepengen bikin Banana Cake. Pisang dua buah sudah dibeli kemarin di warung Padang. Ceritanya pembantu tidak masak jadi pulang dari Depok mampir dulu ke warung beli nasi dengan lauk ikan tongkol, sayur daun singkong dan sambal hijau hmmm… Nyatanya setelah pisang sudah tersedia, kesempatan untuk bikin baru hari ini setelah balik dari Dpk. Dua hari ini saya memang bolak-balik Bogor – Dpk. Banana Cake yang saya buat kali ini beda dengan sebelumnya. Ternyata… asli loh yang ini enakkk banget. Kejunya membuat cake jadi gurih. Resepnya saya dapat dari majalah Sedap Khusus Pemula edisi terbaru. Untung deh tadi ke Dpk dan mampir ke stan majalah dan buku di Stasiun lalu kepikiran untuk membeli majalah ini serta merelakan Agatha Christi kembali ke raknya. Sempet juga sebel karena salah jalur. Seharusnya saya di jalur 3 yang tengah, yang katanya khusus buat kereta ekspres. Saya memang tidak biasa naik KA ekspres dari Depok Baru biasanya kan di Stasiun UI. Sok yakin banget, akhirnya ketika kereta sudah didepan mata baru marah sendiri… kenapa tadi tidak bertanya dulu.. Anyway, Banana cake yang saya buat sorenya menghapus rasa sebel setelah berdesakan naik ke kereta ekonomi. Beruntung saya langsung ditawarin tempat duduk sama seseorang. Oya jangan seperti saya yah, siang salah jalur dan sore nya salah loyang. Iya loh loyang yang saya pakai kegedaan karena untuk 6 telur padahal telurnya cuma 4. Soalnya hanya itu yang saya punya, makanya kue jadi kelihat pendek hehehe… Resepnya ada di Jackie belajar masak… -------------------------------
17 February 2007 Celebration many things at the villa
Jauh-jauh hari, kita sudah mutuskan untuk mengadakan acara di vila tanggal 17 February dengan mengundang teman dan keluarga. Beberapa minggu mejelang, kesibukan terjadi disana. Semak belukar dan bunga liar yang menutupi jalan mobil dan dibeberapa tempat dipangkas atau dirapikan. Gudang tempat acara akan diadakan juga bersihkan sana sini. Tukang-tukang berlomba dengan hari menyelesaikan perbaikan dapur dan tembok dibawah gudang. Kita memutuskan untuk menutupi tembok dengan batu kali supaya terlihat natural dan senada dengan toilet garden.

Disca dan anak-anak – Carlo dan Levi, menginap di Vila hari Jumat malam. Vila ramai sekali dengan suara anak-anak walaupun yang paling dominant adalah suara Ob. Ob susah banget berbagi dengan anak lain. Apapun yang dilakukan Carlo, Ob juga mau. Sudah disekolahkan tapi egonya masih besar juga, Untunglah kedua kakak beradik itu sabar dengan Ob. Begitu juga dengan teman disekolahnya yang baik-baik banget menghadapi Ob. Akhirnya membuat Ob tambah semakin gede saja egonya. (Pelajaran buat saya) Malam itu saya capek banget, sejak sehari sebelumnya mempersiapkan belanja buah dan mempersiapkan goody bags sampai malam lalu paginya sudah pergi ke Dpk ambil snack dll. Siangnya ke Dpk lagi jemput Disca. Bersama Alex (siapa lagi?) saya langsung naik ketempat tidur dan tdur pulas sampai pagi. Suara anak-anak seperti lalabay indah pengantar tidur. Sabtu siang di Gudang kita merayakan wisuda saya yang jatuh tanggal 3 Maret, Ultah Ob tanggal 16 Feb, Gudang yang siap digunakan dan Andre yang dapat kerja di PT. INCO di Surowako. Banyak! Acara tertunda sejam karena macet. Hari itu memang sehari sebelum Imlek jadi macet total di Bogor. Meski begitu banyak juga yang datang dari keluarga saya sedangkan teman Alex lebih banyak yang berhalangan. Parahnya mobil berisi makanan terjebak macet karena harus menjemput Hervig, teman Alex. Anyway, dengan perut yang lapar kita mulai kebaktian singkat dan tidak lama pun makan. Makanan langsung diserbu! Vila hujan deras. Saya dan mintje harus bolak balik gudang – vila untuk mengambil beberapa barang yang bodohnya lupa disiapkan dari pagi. Seperti: sendok sayur, tambahn piring dll.. Hujan masih turun. Makanan tinggal sisa dan beberapa mulai sibuk bungkus-bungkus. Satu satu mulai pulang, tersisa kita-kita yang muda *cieeeh masih muda nih…* duduk bercerita. Ob kesana kemari dengan Timi menganggu… Arisan dikocok. Saya dan Ob yang dapat, horeee!! Hujan masih turun dan udara mulai dingin. Akhirnya mobil terakhir pun pergi. Sedih tiba-tiba gudang jadi sepi. Tapi saya masih harus beres-beres sendiri. Angkut barang kotor dan bersihkan sampah dan botol-botol bir. Menyenangkan berkumpul bersama kerabat dan keluarga walaupun capek dan lupa makan. ----------------

Back to nature is what I (We) want Beberapa waktu yang lalu ada orang yang datang ke vila dan tanya informasi untuk meggunakannya. Pekerja kami berkata bahwa yang bisa digunakan hanya gudang. Setelah melihat-lihat tamu itu keberatan dengan toilet garden yang tidak menyatu dengan gudang. Toilet Garden. Namanya saja sudah menjelaskan bahwa keberadaannya tidak menyatu dengan bangunan utama. Artinya orang yang diharapkan menginap disini adalah mereka yang ingin menyatu dengan alam dan tidak keberatan untuk berjalan menyusuri jalan setapak jika ingin menggunakan toilet. Saya suka dengan design toilet yang agak terpencil disisi hutan pinus. Toilet didesign berdinding batu dan bamboo dibagian atasnya. Jika keran dibuka maka air akan mengucur dari bumbu yang berada diatas kepala, pércis seperti mandi dikali. Jendela yang besar memiliki akses luas kearah hutan. Harapan saya siapapun yang menggunakan akan mendapatkan inspirasi setelah menyelesaikan ritualnya. Sama seperti kita juga, hehehe… Saya merasa orang tersebut tidak cocok dengan keriteria “ciiiieeee..” tamu yang kita harapkan menginap ditempat kami. Lagi pula konsep yang ingin ditawarkan oleh tempat ini memang alam. So, jangan berharap untuk mendapatkan fasilitas seperti TV atau kemungkinan untuk bermain tennis meja contohnya. Orang yang mencintai alam, suka berjalan keluar masuk hutan, senang mendengar irama air yang gemericik, juga suara kodok, mungkin itu yang kami cari. Ular? Saya juga takut ular! Kalau kita tidak cari, pastinya ular tidak akan muncul kan? Begitu kata alex yang sudah berkali-kali keluar masuk hutan tapi belum menemukan ular sekalipun. Ular juga bagian dari alam.. Karena konsep alam, Alex sempat kaget dan berteriak kenapa bunga liar yang menutupi tembok dipangkas habis. Sesuatu yang terlalu rapi atau teratur sepertinya terlalu janggal untuk tempat ini. Suasana yang agak liar itu yang kita mau. Ada tempat indah yang tersembunyi didalam pohon dan semak-semak. Secret garden. Kalau saya boleh katakan, siapapun yang membutuhkan atau suasana tenang, damai jauh dari hiruk pikuk suara manusia dan klakson, maka tempat seperti inilah yang cocok untuk mereka. Mereka yang ingin mencari ketenangan batin dengan bermeditasi atau retret atau sedang menulis rasanya akan tertarik dengan tempat kami. Ketika masih disibukkan dengn tesis, saya pernah juga menyelesaikan beberapa bagian dari tesis disana dan rasanya nikmat banget. Saat itu memang hanya ada saya dan Alex. Saat in saya berharap bisa menulis lagi di vila tanpa diganggu oleh Ob yang rasanya selalu berada didekat saya. Dan mungkin suatu saat kamar kerja saya di Bango bisa dipindahkan juga ke vila. Who knows?
--------------------------

Water oh water Jakarta diguyur hujan dan banjir pun terjadi. This time the flood is a disaster - it's even worse than 2002 Ketika ke bandara awal February lalu kita sempat saksikan sepanjang jalan tol diatas Kelapa Gading dijadikan parrkiran sementara utk mobil angkatan laut dan pribadi. Daerah situ seperti danau saja, air dimana-mana. Alex naik pesawat yang berikutnya karena kita terjebak macet dari pintu tol Taman Mini sampai persimpangan kearah semangi – priok yang biasanya 5 menitan molor jadi 1 jam! Males banget keluar ke Jakarta kalau tidak penting. Tanggal 3 setelah nemenin saya wisuda, Alex ketemu temannya di Jakarta. Pulangnya sudah malam dan kita juga tidur. Besoknya Alex cerita kalau semalam terpaksa jalan dari jembatan di samping Mal Jambu dua karena taxi yang ditumpangi tidak bisa lewat situ. kabarnya siang hari air sungai sempat naik sampai melewati jembatan walaupun saat Alex lewat air sudah mulai turun – masih setinggi jembatan katanya, tapi jembatan tertutup buat mobil. Saya rasa jembatan sudah ada sejak dulu sehingga kondisinya juga sudah mulai mengkawatirkan. Jembatan sempat tertutup selama 2 minggu untuk perbaikan. Sementara Jakarta masuh diguyur hujan dan warganya ketar ketir memikirkan rumah yang terendam, kekurangan air bersih dan beragam penyakit yang menghantui, kami disini menikmati hujan dengan santai membaca atau main internet sambil sesekali memandang keluar melihat rintik hujan yang turun dari jendela rumah kami yang besar. Hujan memang tidak deras namun hujan seperti begini yang ditakuti masyarakat Jakarta karena awet sampai seharian dan membuat kiriman air mengalir deras ke Jakarta. Biasanya hujan yang deras disertai guntur dan petir cepat berhentinya namun orang yang baru ngerasain hujan di Bogor pasti akan takut dengan cahaya petirnya yang seperti menyambar-nyambar sangat menyeramkan disusul dengan bunyi mengelegar dan biasanya setelah hujan rela jalanan akan dipenuhi dengan ranting yang patah. Kali ini semuanya berbeda tidak ada ranting yang patah atau cahaya petir dan gelegar yang mengagetkan seperti biasanya.

----------------------
Mandi yuk mandi..
Masih ngomongin air, Ob suka sekali main air. Belakangan ini Ob dan saya sering sekali mandi bersama sambil berendam dan bermain air di bath up di kamar tidur saya. Bisa pagi atau sore hari kadang sampai sejam lebih kita berendam.. kalau malam Ob belum belum bisa tidur suka saya mandikan lagi, biasanya setelah itu mata jadi mengantuk dan tidak tahan lihat bantal.. zzzzzz Hari ini, semenjak pagi saya sudah kencan dengan laptop padahal sebentar lagi makan siang dan belum sempat mandi. Saya tinggalin kerjaan dan nyari Ob – menemukan dia sedang ngerecokin mas Tomo yang lagi menyiapkan pangangan untuk bakar ikan. Min sibuk di dapur mengantikan bu Tini yang sedang “cuti” ngawinin anaknya. Uhhh darah mulai naik ke kepala melihat tangan Ob yang belepotan areng . Ayooo Ob kita mandi! Saya gandeng dia yang langsung semangat begitu mendengar kata mandi. Kita berdua pun masuk kedalam bath up dan berendam setengah jam lebih. Total hari itu Ob mandi tiga kali.. pagi, siang dan sore précis seperti minum obat. Kalau sedang nginap di Dpk, Ob tetap mandi berendam. Kamar mandi dirumah ortu memang tidak besar maklumlah rumah prumnas.
Namun ortu cukup beruntung dapat rumah di pojok sehingga ada kelebihan tanah karena itu ortu bisa buat dua kamar mandi satu di kamar dan didekat tempat cuci piring buat tamu.
Dengan kondisi begitu sudah barang tentu tidak ada bath up namun Ob tetap senang menikmati mandi diember. Jelas dong saya tidak bisa bergabung kecuali kalau embernya sebesar bath up hehehe.. Suatu pagi, Ob pernah mogok mandi dan hari sudah mulai siang, masih banyak yang harus saya dan mintje urus. Saya mulai teriak menyuruhnya segera mandi tapi si anak baik ini tidak mengubris bahkan berlarian sambil membawa ember berisi air. Dikejarnya anjing kemana-mana lalu disiram. Ob tertawa girang. Begitu saja bolak balik ke keran lalu ngejar anjing.
Uhhhh sebelnya…
Setelah bosen main air dengan anjing, Ob masuk ke garasi dan mulai muter keran yang ada disitu – dibawah tangga. Hm… trantengggg… ide cemerlang datang… Jadilah pagi itu Ob mandi di pancuran. Wah senang banget dia sampai tidak mau stop. Kita juga senang urusan mandi pun beres.
-------------------------
Ketika ku terlelap

-------------------- 3 February 2007 Gladiresik dan Wisuda Akhirnya aku di WISUDA! Bersama dengan Marita, bu Zakiah, dan Tungga anggota yang tersisa dari angkatan 2003 JIP UI. Tidak usah dibilang betapa senang dan leganya hati ini... setelah 1,5 tahun berkutat dengan tesis yang selalu dibongkar sana-sini akhirnya akhir Desember 2006 aku maju sidang dan hasilnya lumayan lah walaupun tidak juga dibilang bagus, B+. Bersyukurlah seharusnya... Kenapa cuma B+? Sebagian dari halaman tesisku dibuang dan menyisakan sekitar 130an halaman! menurut penguji seharusnya pembahasan lebih fokus pada inti penelitian namun sekian bulan bolak-balik pembimbing, penguji tampaknya mata mereka tertutup dan berpendapat layak untuk diuji. Ternyata pada saat sidang semua baru ngeh kalau ini itu seharusnya tidak pernuh. Mauku semua duduk dan melihat hasil penelitianku terus diskusi atau tanya2 apa ini itu. Tapi taulah mengumpulkan orang sibuk seperti mereka bukan perkara ngampang kan? Biar begitu, penelitianku dijadikan acuan untuk penelitian yang dilakukan oleh salah seorang penguji. Penelitian ini memang baru pertama dan subyek yang sedang dikembangkan dalam bidang pendidikan dari tingkat preschool hingga perguruan tinggi. Semoga berguna. Acara wisuda berlangsung dengan hikmat dan on-time . Siapa bilang kita suka ngaret? buktinya walau saat itu Jakarta sedang kebanjiran dan hujan selulu turun di Depok dan Bogor, acara gladi resik hari Jumat tgl 2 berlangsung tepat waktu jam 2 selama 1 jam dan besoknya Wisuda dimulai tepat juga jam 9 pagi dan berlangsung dengan khikmat dihadiri oleh dekan dan guru2 besar juga 3 tamu dari Universitas di Australia sana. Jadi salah besar yah.. kalau dibilang hujan dan macet adalah alasan terbesar buat mengundur-undur waktu. Sebagian temanku yang tinggal di Jakarta bahkan sudah berangkat dari jam 6 pagi supaya bisa hadir tepat pada waktunya. Kebayang kan jam berapa pada sanggulan?? ----------------------------- 2 February 2007 Mencibir
Foto diatas diambil dalam perjalanan ke rumah Oma setelah antar mustje gladi resik tgl 2 Feb.

Friday, January 12, 2007

New year resolution Ada 4 new year resolution untuk tahun ini: 1. dapat kerja yang menarik secepatnya 2. belajar untuk sabar menghadapi kondisi apa pun (yah.. Ob, yah.. Alex, yah.. pembantu, yah.. trafic.. yah apa aja lah) 3. harus berani nyetir sendirian 4. menahan napsu utk ngemil! Aiiii susah amat yah?? What’s your new year resolutions? --------------------------- Hi semua, Saya terlambat menulis surat tahunan ini, kesibukan memyelesaikan tesis dan mempersiapkan presentasi di bulan Desember lalu adalah penyebabnya. Banyak kenangan yang telah terjadi di tahun 2006. Berita duka dan sukacita datang dihari yang sama tanggal 16 February. Mertuaku, ibunya Alex dan Omanya OB, Louise Korns meninggal dalam tidurnya diusia 91 tahun. Beliau wanita yang kuat, ketika badai Katrina beberapa waktu yang lalu melanda tempat tinggalnya di New Orleands, beliau tetap enjoy walau mengungsi dua kali dan merasa semua itu sebagai adventure. Alex sempat mengunjunginya tahun 2005 beberapa saat setelah badai terjadi. Sedih rasanya menyadari beliau sudah tidak ada lagi, apalagi saat Christmas lalu terlewat tanpa menelfonnya… Disaat yang sama, OB merayakan 1st birthday nya di Depok. Saya yang memotret dan Andre yang mendesign undangan serta t’shirt nya. OB suka sekali naik odong-odong maka di hari ultahnya kita sengaja menyewa 2 odong-odong untuk digunakan sesuka hati bersama teman-teman kecilnya. Sehari setelah ultah, OB di disunat di RS Medistra. Sebaiknya dilakukan sewaktu lahir sehingga tidak terlalu sakit. Bener saja, OB demam bahkan tgl 18 pagi sempat step, akhirnya kita bawa kembali ke RS dan opname selama 4 hari. Bulan April, OB mulai berjalan… kaki mungilnya menopang tubuh yang miring kekiri dan kekanan… 27 April – 1 May, OB kembali masuk RS. Penyakitnya sama, demam tinggi. Sedih rasanya melihat OB diinfus… tapi OB nakal, infusnya suka dilepas sehingga harus dipasang lagi ditempat yang lain. Sakit kan?? Bulan Juni, OB sudah memiliki passport Indonesia. Di minggu kedua, OB mengikuti summer class selama dua minggu di Santana Preschool sekitar 100 meter dari rumah. Sebagai trial, apakah OB mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Sebagai anak umur 16 bulan, Alex merasa OB belum perlu sekolah secara resmi, menurutnya Tumbel Tot lebih tepat bagi OB. Sebaliknya, saya merasa OB perlu kegiatan lebih menarik dan banyak variasi dibandingkan Tumbel Tot yang sudah dijalani OB selama 8 bulan. Untungnya OB bisa menunjukan bahwa dia enjoy dengan lingkungan barunya bahkan sejak awal kita tidak pernah menungguinya selama dia belajar 3,5 jam. Awal semester baru, 20 July adalah hari pertama OB sebagai murid di Santana Preschool sekaligus murid termuda, tapi jangan salah, badannya sama seperti anak 2 tahun lainnya. Bangga rasanya melihat OB dengan seragam barunya… Alex ke Amerika pertengah Juni selama tiga minggu, ketika ibunya meninggal diat tidak sempat kesana karena harus menyelesaikan pekerjaan di beberapa negara. Selain itu, Alex juga disibukkan dengan proyek mappingnya yang hampir memasuki tahap print.
Vila juga menyedot perhatian kami sekeluarga. Hampir setiap weekend kita habiskan disana. Letaknya disudut yang sunyi dengan view kota Bogor, Rancamaya dll yang jelas terlihat apalagi jika malam hari, lampunya kelap kelip seperti lampu natal… tidak membosankan bagi kami sekeluarga untuk menginap disana. Hasil kebun (organic vegetables) tahun ini lumayan banyak untuk konsumsi sendiri. Ada bayam, tomat, jagung, terong, cabe, sledri, daun salad, dll. Kami akhirnya juga memiliki sawah yang ditanami padi organic. Perbaikan gudang dan toilet garden berhasil diselesaikan sebelum akhir tahun. Toilet garden memiliki jendela lebar dengan pemandangan kearah hutan pinus. Mandi makin asyik dengan sower dari bambu. Sedangkan dapur akan dikerjakan dibulan Januari ini. Semoga dengan selesainya dapur, gudang sudah bisa digunakan oleh umum. Sehingga ada dana yang masuk… Ulang tahun Alex di bulan September dirayakan di Bango bersama WIPA dengan tumpengan, sedangkan ultah saya yang berselang 3 hari dirayakan di Depok. Project saya berikutnya dibidang fotography adalah undangan pernikahan Ian dan Anna. Sedangkan design nya seperti biasa ditanggani oleh Andre. Sayangnya kamera yang biasa saya gunakan sedang diperbaiki sehingga menggunakan kamera Minolta lama.
Biar begitu pemotretan berjalan dengan lancar meski kondisi Anna yang mudah capek tidak memungkinkan untuk mencari lokasi lain. Saya cukup puas dengan hasil fotonya apalagi design undangan yang simple. Manis sekali! Masih di bulan Oktober, kita kedatangan tamu dari Gorontalo, Tris yang sedang hamil besar datang bersama Adi suaminya. Tris menginap dua malam dirumah dan sepanjang hari kami pergi shopping perlengkapan bayi dari mall to mall. OB senang sekali ada tamu yang datang, mungkin dia bosan melihat muka yang itu.. itu saja setiap hari. Saya juga senang karena dapat banyak pia keju… J Hari Lebaran, kami berlibur empat hari di Kuda Laut, Pelabuhan Ratu. Tahun lalu ketika kesana, OB takut dengan air laut, kali ini sudah ada kemajuan mau main ombak namun masih takut dibawa ketempat dalam. Akhir November, kita berombongan 8 orang naik KA. ke Cilacap menghadiri pernikahan Ian dan Anna dimana ortu saya menjadi walinya. OB sangat excited naik kereta jarak jauh pertamanya. Acara di Gereja adalah favorit saya karena berjalan begitu hikmat dan mengharukan. Indah sekali…
Akhir Desember, kami mengundang beberapa kerabat untuk menginap di Vila sambil mencoba gudang dan toilet garden. Sayang sekali orang tua saya tidak bisa ikut karena bapak saya sedang sakit. Liburan bersama mereka sangat menyenangkan, bahkan rencana menginap yang semula hanya sehari diperpanjang lagi sehari. Tawa riang terdengar silih berganti bahkan OB juga tidak ketinggalan teriak sana-sini. Tapi yang paling menyenangkan… acara tukar kado.
Seperti yang sudah saya sebutkan diawal, akhrinya setelah tiga tahun berkutat dengan buku dan penelitan, pada 18 Desember lalu saya berhasil menyelesaikan kuliah S2 di jurusan Library and Information Science di Universitas Indonesia dengan tesis berjudul Persepsi Pustakawan terhadap Program Information Skill di Universitas Indonesia. Saya bersyukur memiliki advisors yang baik dan mendukung dalam penelitian. Itulah yang terjadi disini selama tahun 2006 kemarin. Selamat Memasuki Tahun 2007. Love, Jackie, Alex dan OB

Tuesday, December 26, 2006

X'mas 2006 and New year 2007

Merry Christmas day and New Year 2007 ----------------------------------------- 6 Desember 2006 Coming soon Pohon Natal di rumah ortu di Dpk sudah dipasang sejak hari Minggu dan kaos kaki sudah terpasang dipintu-pintu kamar, hm.... menunggu diisi kado.... Di Bangu akhir bulan lalu pohon pinus sudah aku beli tapi sekarang masih dihalaman belum dimasukin kerumah takut stres karena baru beberapa hari pindah di pot. Namun beberapa hiasan sudah digantung dipintu kamar. Suasana Natal sudah mulai terasa, buah-buah kering mulai dicampur dengan rum. Hm.... sebentar lagi wangi kue masak akan tercium dari pintu oven yang terbuku. Menghitung hari... *Te' Serly minta kue spekuk dong... Love, Keluarga Korns

Sunday, November 19, 2006

Bush dan Bogor

Tuesday, 21 Nov Kemarin bener deh suasana Bogor buat ku asyik banget, sepi! Angokot menghilang entah kemana hehehehhehe.. jalan2 ditutup. Jam 9 pagi setelah OB selesai mandi dan sarapan, kita bertiga jalan-jalan sepanjang jalan A.Yani. Jalan yang biasanya ramai dengan angkot dan motor, kemarin itu rame dengan orang-orang yang lonjoran dipingir jalan, anak-anak main bola dan ibu-ibu yang ngobrol sana-sini sambil gendong anaknya. Asyik boooo... Kita jalan sampai deket lapangan GOR karena itu batas tentara jaga dengan senapannya. Tampang mereka serem dan serius gitu deh, senjatanya juga dengan posisi siap tembak. Ihhhh... Sayang sih padahal pengen banget bisa jalan sampai Air Mancur... OB seneng banget lari sana-sini dan sempet mogok ditaruh di stroler-nya. Ikutan juga ngejar bola. Sempet pula main-main dengan polisi yang jaga. Balik dari A.Yani kita tidak langsung pulang, akhirnya jalan lagi kearah rel KA. Kemarin-kemarin itu aku sempet lihat pohon pinus yang dijual dideket rel jadi kemarin sekalin kesitu. Sebentar lagi December artinya bentar lagi hias pohon pinus artinya bentar lagi Christmas! Eh, kita sempet mampir dulu ke Saung Merak beli jus.. Pergi dan pulang dari tukang jual tanaman kita ditegur-tegur sama tentara. Iseng kali ngejaga kompleks yang sepi dan mereka hanya berdua. Kalau rame seperti di jalan utama mungkin tdk bosen kali yeeee... tapi kemarin siang tuh panas dan kita bertiga sudah kecapean jalan ngider, diajak ngobrol sama tentara rasanya males banget pengen buru-buru sampai rumah, nonton siaran langsung dari sekitar istana. Cobya yah jaga didepan rumah kita pasti diajak ngobrol deh. Sorenya hujan turun lebat banget. Kacian deh yang demo hehehehe... Malemnya sekitar jam 9.30 helikopter mulai lagi terbang rendah diatas rumah. Noraknya muncul lagi aku dan Mintje lari ke halaman. OB yang belum tidur juga ikutan lari tapi lama banget muncul di halamannya. Aku dan Min sudah teriak-teriak saja pangil dia supaya buruan keluar sebelum helikopter pergi. Akhirnya OB muncul juga tapi sambil ngebawa buku, bukan 1 tapi 2! Ternyata ketika kita heboh berlarian keluar, OB malah sibuk kesana kemari cari bukunya baru ngikut kita lari keluar. KACAU deh anaknya Jackie!! ******* Sunday, 19 Nov. Baby Chinook diatas rumah Sejak dua minggu lalu, kita sudah inisiatif buat ngungsi ke vila 3 hari, H-1 - H+1 kedatangan Bush ke Bogor. Yang ada dibawangan, kota kami ini akan rame dan macet dimana-mana oleh para demonstran. Maka, Sabtu kemarin Alex sudah pergi duluan ke vila sedangkan aku, OB dan Mintje menyusul hari Minggu setelah gereja. Sip deh! Sorenya kurang lebih 4 helikopter Baby Chinook terbang rendah, sangat rendah diatas rumah berputar-putar beberapa kali setelah itu gantian terbang didaerah lainnya. Kok tau? yahhhh suaranya keras banget! Kami bertiga berlarian kehalaman pengen liat dari dekat helikopter2 itu... hehehe kayak ngak pernah lihat saja yah hihihi.. bodo ah! OB dong yang heboh teriak plain plain.. *plane* OB kan baru tau jenis pesawat penumpang doang ketika jemput temanku sebulan lalu di Cengkareng, dia belum tau jenis pesawat yang lainnya. Kemarin itu sekalian jelasin kalau yg begitu tuh namanya helikopter. Waktu dia berputar-putar diatas rumah rasanya kayak lagi perang gitu loh, siap-siap mau ngegempur. Wah heboh lah.. Sejam setelahnya dia balik lagi dan terbang rendah. Sayangnya sudah malam jadi pesawatnya tdk kelihatan jelas padahal rendah banget. Pagi hari ini kita kan ke gereja, dijalan-jalan berjejer mobil tentara suasanya memang seperti mau perang booo. Hehehehe aku kok jadi seneng gitu, seru saja. Yang ada bukan takut tapi seneng deh rasanya tuh aman banget Bogor hari ini. Jalanan juga sepi banget disekitaran rumahku, tdk tau yah kalau dekat istana. Aku sampai bilang ke Mintje kayaknya kita tdk usah ke vila deh disini saja juga aman. Lagian besok pagi kita bisa berdiri di jalan A. Yani ngeliatin persiapan mereka menyambut Bush. Jarang-jarang loh Bogor didatangi presiden Amerika. Wahhh kapan lagi yah? Aku bukan pendukung Bush walaupun suamiku American. Alex juga bukan pendukung Bush kok! Yang ku tahu, salah satu pembicaraan Bush dgn SBY membicarakan pendidikan di Indo, SO? kenapa tdk kita dukung, buat kemajuan bangsa kita sendiri kan?! Ingat-ingat kembali ketika bencana di Aceh dulu, Amerika termasuk kelompok negara pertama yang langsung ngebantu kan? Rasanya saat itu kok tdk ada yah..yg demon? Urusan yang lain mengenai Irak, teroris dll biarlah menjadi urusannya dengan Tuhan.

Thursday, November 16, 2006

Kangkung, Kuda Laut dan cerita lainnya

Hai semua!! kami kembali lagi dengan banyak cerita... 7 Nov 2006 Kangkung Ibuku biasanya beli sayur dari tukang sayur yang lewat depan rumah. Pagi itu ibuku lagi nemenin OB main di teras, tukang sayur lewat dan ibuku teriak: Ibu: bang ada daun katuk tidak? Abang: kosong bu! Ibu: adanya sayur apa? OB: kangkung *!@*#$%^@! ****** 3 Nov 2006 Orang apa? Sore itu kita dalam perjalan ke Depok diundang makan malam sama ortu. Kita pergi deh jam 6an. Di Tol hujan turun dan lebat banget, alex jadi cerewet ingetin mas tomo ambil jalur tengah saja dan jangan ngebut-ngebut. Dalam situasi begitu OB mulai cranky di car seat nya dari pada dia minta turun dan mulai ngerecokin mas tomo akhirnya aku dan min main-main sama dia. Lalu Ob mulai tunjuk-tunjuk ini siapa ke aku lalu ke min. Trus aku ganti tunjuk ke dia, siapa dan orang apa. Lalu dia jawab OB tapi karena tdk pernah ditanya orang apa sepertinya dia bingung jawabnya jadi dia ganti nunjuk aku: OB : ini? *sambil nunjuk ke aku* Aku : orang ambon OB : ini? *nunjuk min* Aku : orang ambon OB : ini? *nunjuk mas Tomo Aku: orang jawa OB : ini? Nunjuk daddynya Aku : orang bule Aku : OB orang apa? OB : bule Aku : bule? Mana ada bule hitam! OB diam agak lama… OB: bule ambon Hahahahhaaha… *************** 2 November 2006 Jump jump OB senang banget loncot-loncat. Loncatnya yang tinggi trus mendarat dipantat, biasanya dilakukan di kasur. Suatu kali kita lagi makan siang di saung bareng anak-anak WIPA. Eh OB bikin aksi loncat dan mendarat keras banget di lantai kayu kelapa. Aku marahin takutnya kena tulang ekor ehhh dia bikin lagi sekali. Nakal!! Anakku ini sifatnya seperti orang Ambon, yang Ambon tapi sifatnya tdk begini sorry yahhh.. tante Sherly. Sifat yang ku maksudkan suka makan puji. Kalau ada yang lihat suka bikin aksi. Aku lagi kerja di computer dengar OB nangis ternyata OB loncat di kasur dikamarnya dan salah satu tangannya *tangan kiri* ketindisan pantatnya. KESELEO… nangisnya kejer banget. Panggil pk. Entang tukang pijet langganan Alex. Aku sih pengennya dibawah ke Dpk saja *alesan biar ke Dpk*. Pk entang datang besoknya, diurut dan OB lumayan sembuh tapi tangannya masih bengkak dan kaku banget. Lumayan mendingan ehhh besoknya OB jump lagi dan tangan sakit lagi. Pk entang dipanggil lagi… Masih sakit, kita putuskan saja ke Dpk nginap disana sekalian OB diurut sama pk Eko tukang urut langganan kita sekeluarga. Ampun Ob sembuh dan tanggannya tdk sakit lagi. Ternyata pk. Entang Cuma urut disekitar tangang saja padahal sakitnya sudah sampai punggung belakang. OB jangan jumping2 lagi yah… ************** 30 October 2006 OB lagi senang meniru ucapan orang. Kalau kita perpergian dan ngobrol selama perjalanan, OB suka nimbrung. Seperti kita ngomong sempati, OB langsung bilang sempati.. sempati.. Lucu deh. Kata alex, orang bule bilang OB itu seperti monkey karena monkey see, monkey doo. Tapi OB bukan monkey daddy!! ******** 21 – 25 October 2006 Kuda Laut – Pelabuhan Ratu Lebaran kali ini kita putuskan untuk berlibur di Kuda Laut di Pelabuhan Ratu. Berangkat hari Sabtu dan kembali hari Rabu setelah makan pagi. Barang sudah masuk di mobil, OB sudah terikat di carseat nya, Thinki Winki sudah ditangannya. Apa lagi yang ditunggu??? Pergi yuk! Kita berangkat jam 11 dengan tujuan : Atm Permata. Alex perlu ambil uang dulu karena Kuda Laut hanya menerima pembayaran secara cash. Pertama kali ke sana tahun 2004, waktu bayar kita kaget karena tdk terima Card akhirnya satpamnya ikut kita ke PL untuk ambil uang padahal jarak PL ke KL 7 kilo kasihan satpam malam-malam naik ojek balik kesana sedangkan kita tancap gas langsung ke Bogor. Dari Atm kita ke took bangunannya pk Alfred. Dia ini langganan kita untuk keperluan bangunan di Vila. Asyiknya bisnis dengan beliau, pembayaran bisa dilakukan dengan transfer setelah barang dikirim. Asyiknya lagi dia orang Manado dan istrinya org NTT yang senang gaul, kebayang kan timur ketemu timur? Yang ada ketawa terus. OB duduk tenang di car seatnya ditemani Tinki Winki. Tujuan selanjutnya Vila. Sampai vila perut sudah keroncongan! Untung ditempat Pk Alfred sempat beli supermi dan telur. Alex minta dibikinkan Sandwich. Perut kenyang tujuan selanjutnya PL. Ternyata ditengah jalan kita berenti-bernenti lagi beli durin dan alpukat. Terakhir telah tiba di Pl kita belok kanan kearah kota untuk cari roti hitam. Bayangkan mana ada yang jual roti hitam di PL? karena alex tetap ngotot, yo.. kita cari dan bener kan tidak ada yang jual. Samapai di penginapan sudah jam 4. Kaget, kok kering kerontang begini yah? mana hijau-hijaunya. Ternyata sudah 6 bulan tidak hujan disana. Yah sudah lah.. Yang panic OB dong, begitu lihat air merengek-rengek minta berenang dan arah laut sendirian, sedangkan Alex langsung ganti baju dan siap-siap ke laut. Aku? cari buku di perpustakaannya Kuda Laut. Tau nih lagi males saja berenang. Balik dari laut, alex bawa roti gandum panas-panas baru keluar dari oven. Tau kan bagaimana roti keluar dari oven? Hm… wanginya! Akhirnya bisa juga kita makan roti enak disini. Karena pembantu dirumah mau ber Lebaran di rumah anaknya maka mas Tomo harus balik ke Bango sore ini. Seperti Lebaran tahun lalu, dia kebagian jaga rumah dan baru pulang kampong setelah 2 minggu kemudian. Mobil ditingal karena kita mau cari supir tembak selama berlibur. Aku tidak bisa diharapkan buat nyetir, kagok jalannya berkelok-kelok dan naik turun… kalau aku nyetir sepertinya tidak ada yang mau jadi penumpang hehehe takut kecelakaan yah?? Hari kedua di KL. Pagi-pagi OB sudah siap dengan jaket pelampungnya siap nyemplung di kolam. Bener deh nih anak kalau liat air kok tidak tahan buat nyempung padahal belum juga pup. Bagaimana coba kalau keluar selaginya bereang enak-enak di kolam. Oho jangan!. Setelah nyiapin sarapan gado-gado buat alex, aku dan min ke restoran makan pagi, Ob juga ikut setelah dibujuk setelah ini boleh berengan sepuasnya. Bener loh hari itu ada kali kalau ditotal 5 jam OB di kolam berenang. Memang sih tidak langsung selama itu tapi 2 jam lalu keluar makan siang trus berenang lagi lalu keluar tidur siang trus berenang lagi. Puas banget deh jagoan kecilku main air. Sore itu aku dan alex ke PL cari duian. Semalam kita makan durian ternyata kurang karena OB yang tidak kita perhitungkan sebelumnya ternya suka dan makannya cepet banget. Aku belum selesai dia sudah minta lagi. Gawat nih anak. Jadilah kita harus pergi lagi dan Alex juga sudah dapat supir tembak namanya pk. Mamad saudaranya supir peninapan ini. Sip lah! Lumayan murah buat 2 jam kita bayar dia 50ribu sedangkan diatas itu Cuma bayar 75 ribu sampai lima jaman. Murah dan keluargaku tidak perlu takut aku bakalan nyetir hehehe Hari ketiga di KL main pasir dipantai Siap ke pantai. Yaa... kali ini OB mau main pasir di pantai dan main ombak. Sun cream sudah dibalurin dibadannya. Aku bilang sama mintje siap-siap Ob semakin tambah hitam. Dengan membawa membawa mainan sendoknya, OB main-main di pasir putih. Ada kali 2 jam-am baru balik kekamar. Itu juga karena aku mau beli ikan segar buat dibakar. Kalau liburan kesini kita selalu bawa pangangan ikan supaya bisa sesukanya makan ikan segar. Kalau di Bango kan ikannya sudah di es-kan. Kapan lagi yah? Aku dan alex suka ikan layur karena dagingnya manis makanya hari ini kita beli ikan layur 3 buat hari ini saja besok yah beli ikan lagi. Tadi sudah tanya-tanya kalau besok mereka tetap jualan ikan walaupun Lebaran. Tau ngak 3 ikan sepanjang-panjang lengan Cuma 5 ribu rupiah doang! 5 ribu gitu loh, hari gini?? Bukan satu lagi tapi tiga booo! Aku tidak pakai nawar langsung beli coba kalau ditawar yah mungkin 3 ribu dapat kali hehehehe kasihan atuh. Kita baker ikan di pantai karena anginnya gede jadi bakarnya cepat. Mas tomo keterlaluan deh masa kita dibekalin areng sekarung buat berlibur! Padahal perlu juga tidak banyak2 kok.. mungkin dipikirnya biar juragan gue makan ikan sepuasnya kali yee makanya gue belikan sekarung sekaligus! Siang itu kita makan enak. Sebenarnya tidak ada kompor dikamar kita tapi kita selalu bawa gas kecil dan peralatan masak supaya bisa masak. Pengumuman nih, suamiku suka banget sarapan gado-gado atau kredok makanya kalau berlibur kita selalu bawa sayuran dan bumbu buat bikin sarapannya. Bisa dibawangkan kalau kita berlibur mobil penuh dengan barang-barang: sayuran, kompor, pangangan, buku, baju-baju. Untung kita tidak bawa anjing kali ini coba ayo kalau bawa… sepertinya kita butuh truk deh hehehehe… Soreannya kita rencana mau lihat kelelawar. Mereka keluar jam 5an jadi kita pergi jam 4. Ternyata tidak tepat jam 4 karena Alex kehilangan sandal gunungnya tidak tau dimana padahal sudah cari-cari sampai ke pantai, sandal tetap tdk ketemu. Akhirnya bilang sama org hotel supaya carikan. Kita tetap berangkat walaupun masih penasaran dimana sandal itu. OB tidur sepanjang perjalanan dan kita bangunin setelah sampai. Sudah jam 5.30 ketika kita mendekati goa kelelawar. Bener deh satu dua kelelawar sudah mulai keluar dan pas kita sampai mereka keluar berombongan. Kita telat datang sih padahal pengen sampai mulut goa biar bisa lihat kelelawar yang masih bergantungan. Coba kalau sandal tidak hilang yah..? Sampai malam sandal belum ada kabarnya. Hari ini hari terakhir puasa jadi malam ini malam takbiran. Sepi booo tidak sama seperti di Dpk. Suara beduk sih ada tapi Cuma sampai jam 12 kali yah kalau di Dpk kayaknya tdk pernah berhenti tuh. Buat aku yang bukan muslim sepertinya malam takbiran kurang berasa gitu. Coba kalau di Dpk, saat ini lagi ngitungin siapa lagi yang belum nganter ketupat heheheh… kebiasaan tiap tahun. Hari keempat, Lebaran! Sepi… kok tidak sama sih? Untunglah seperti janji supir tembak kita kemarin, hari ini setelah solat dia mampir membawa ketupat dan daging. Asyik bisa juga merasakan suasana Lebaran dalam kesepian. Untungnya juga ada ketupat itu karena restoran baru buka agak siang. Stafnya solat dulu kan… Alex sih tetap kita buatin gado-gado tapi kita bertiga makan ketupat. Sambil makan tangan sibuk SMS.. Met Lebaran yah. Sandal Alex sepertinya benar-benar hilang. Aku bilang ke dia supaya langsung beli sandal begitu kita balik lagi ke Bogor. Supaya cerita sandal hilang tidak terdengar lagi dikupingku. Soalnya sedikit-sedikit Alex tanya kapan terakhir kali aku lihat sandal itu atau mengira-ngira dimana terakhir dia pakai. Lama-lama kan bosen juga ngedengerinnya. OB seperti yang sudah ku cerita gila berenang kan jadi nih sambil makan pelampung tetap di badannya supaya setelah itu langsung nyemplung kolam atau masuk ke air laut. Anakku tambah hitam!! Sementara OB berenang, aku jalan ketempat org jual ikan cari ikan segar. Janjian sama alex ketemu disana. Bedanya aku pilih lewat jalan raya sedangkan alex pengen lewat pantai. Ya sudah yg penting ketemu disana. Ternyata aku sampai duluan… panas-panas gini aku mana mau jalan santai mana tdk bawa paying! Setelah alex datang, kita berdua milih ikan tongkol dan tengiri buat menu hari ini. Harganya ayo tebak berapa? 15ribu doang! Alex balik sendiri ke penginapan sedangkan aku cari dian. Dia ini satpam yang dulu kawal kita ambil uang di Pl ketika kita pertama kali nginap di KL. Sekarang dia tdk kerja lagi di KL dan jadi tukang ojek. Aku cari dia kerumahnya yg dekat tempat jual ikan karena mau ke Indomaret. Susu Ob ternyata habis booo. Yah sudah deh digonceng dian panas-panas kita ke Indomaret cari susu. Ternyata susunya tidak ada, aduh sebel juga kenapa tdk bawa sekaleng lagi dari rumah buat persediaan. Akhirnya beli susu yang ada saja toh besok pagi juga sudah pulang. Dijalan balik ke penginapan iseng aku cerita ke dian kalau sandalnya alex hilang. Ciri-cirinya warna abu-abu dan ukurannya gedeee banget. Ukuran raksasa deh. Sepanjang jalan itu aku lihat suasananya sepi banget, panas sih dan orang lebih suka diam di rumah tapi ini kan Lebaran masa sih tdk seperti Lebaran dalam bayanganku. Menjelang malam kita duduk-duduk di teras. Alex lagi tanya ke org KL kenapa standing lamp nya berasap sedangkan aku, min dan OB baca buku di teras. Buku yang aku hafal banget. TRAIN. Masa sih OB minta cerita nya diulang-ulang terus dari mulai dari kita berangkat kesini sampai saat ini buku it terus yang minta diceritain. Sebenarnya itu buku sekolah tapi kerobek sama OB jadi harus diganti. Saat ini buku TRAIN sudah tdk karuan, halamannya copot semua tapi tetap saja jadi buku fav. Lagi bacain buku, dian datang bawa platik hitam. Katanya kehilangan sandal, mungkin ini cocok. Walah… kok jualan sandal sih. Pengen bilang kalau alex tdk bakalan mau beli sandal gunung disini. Dibuka saja plastiknya katanya. Hm… loh kok?? Ini kan sandal gunung suamiku! Ternyata dian dengar ada yang jual sandal gunung letaknya dekat penginapan Ocean Queen milik Nick teman alex juga dan memang sih alex kesana cari Nick mungkin hilangnya disana. Dian datangin orang yang jual kata si orang dia beli dari orang lain harganya 25 ribu. Hehehe sandal suamuku dijual murah amat! Alex senang banget sandalnya ketemu, untung aku naik ojek nya dian dan cerita sama dia.. Thanks banget sama Dian. Persenan ? yah ada deh. Sandalnya langsung dipakai katanya kangen tdk ketemu beberapa hari. Kira-kira ada tdk yah yg beli sandal Alex? Kaki nya gede banget booo no 45!. OB juga kakinya gede banget. Sekarang umurnya 22 bulan tapi ukuran sepatunya 28!!! Hari kelima – Pulang!! Bentar lagi kita pulang. OB dan alex sempat berenang. Selagi mereka berenang aku cuci mobil. Kemarin liat mobil diparkiran kok debu banget besok pagi-pagi harus dimandikan dulu. Malu ah jalan dengan mobil kotor. Kata adikku, mobil cermin dari pemiliknya. Setelah barang-barang beres aku masukin ke mobil baru mobilku cuci. Sengaja biar setelah itu tdk dibuka-buka lagi sampai saatnya pulang. Enak nya bapak dan anak berenang-renang… Alex bilang pk. Rob yang punya KL ngajak kita mampir dirumahnya ditebing dekat penginapan. Hanya dia bilang suasananya lagi gersang. Akhirnya kita putuskan tdk usah mampir kali ini mungkin lain kali jika kita kesini musim hujan supaya liat suasana hijau – hijau. Jam 10 cabut.. balik ke Bango. Dijalan kearah PL kita mampir makan durian dulu. Kali ini OB makan sedikit dan muntah. Untungnya tdk apa-apa, sepanjang jalan dia tidur di car seatnya. Kita juga sempat berenti beli mangga muda. Alex lagi pengen makan. Sudah waktunya makan siang! Kita berenti di restoran Bambu Kuring di jalan raya Sukabumi. Ada teh hijau alsi cina yang rasanya pahit banget. Bagus buat penurun kolestrol. Dari situ kita langsung ke vila. Ternyata menjelang sampai di vila hujan deres. Senengnya lihat hujan setelah kering kerontang di PL. Di vila tidak lama cuma nurunin areng yang masih penuh sekarung walaupun sudah dipakai ngebakar tapi tetap saja masih banyak. Alex turun periksa kebun sayur dengan pk. Oting yang tdk pulang kampong. Hujan masih turun.. Sudah sore ketika kita tiba di Bango. Hujan masih deras. Senengnya sampai dirumah… sebenarnya sih aku lebih suka diam dirumah Lebaran gini. Suka suasananya yang sepi... jadi bisa ngebut bawa mobil sekitar rumah. Brem brem... ********* Pertengahan October 2006 Alex tidak suka jika OB kita ajak ke Depok naik kereta, walaupun itu kereta Pakuan ekspres. Katanya banyak kuman disana. Mungkin tapi aku lebih milih naik KA daripada naik mobil, malas terlalu lama. Aku yakin dengan makanan yang bergizi dan kondisi badan yang sehat OB tidak akan sakit walaupun banyak kuman di KA. Kuman ada dimana-mana kan?? ************** Awal October 2006 lalu OB pulang sekolah dengan membawa amplop putih. Ternyata bukan uang *kirain gitu, hehehe...* tapi progress report. Begini isinya: OB is very active and energetic. He likes to do whatever he wants. The first month OB in school, it was a little bit difficult to deal with him on the red line. He could not sit nicely for a long time. It is common for children in his age. Now, he is able to sit a little bit longer and pay attention to the teacher. Even thought he has not been able to sing the whole song yet, he watches his friend carefully while they are singing. In the class, we never forced him to do the work that he does not like. In his age, we believe that he has to be able to explore as much activities as possible with adult supervision and guidance. So, OB still exploring all apparatus in Montessori area. In addition, we are still helping him to strengthen his gross and fine motor skills. OB does not have any problems socialize with his friends. He likes to run and climb with his boy friends. Teacher, Risca JN OB adalah murid termudah, ketika masuk umurnya masih 18 bulan diantara anak-anak 2,5 tahun tapi badan nya sama seperti anak 3 tahun! Dengan murid terbatas dan guru yang professional dibidangnya aku beruntung sekali bisa menyekolahkan OB disana. OB bisa enjoy bermain dengan anak-anak yang bertutur dan berprilaku baik. Dengan begitu OB belajar menyerap kata-kata bagus *tdk kasar..* dari sekelilingnya. OB senang, aku pun senang… Nikmatilah masa kanak-kanakmu sayangku.

Thursday, September 28, 2006

Some photos to share

Lumayan lama yah tidak ada kabar baru dari kami. Begitulah OB mulai cerewet, kosa kata semakin banyak sampai mous nya tidak sempat lagi nyatet berapa jumlahnya. Bisa ngobrol asyik dengan dia karena pasti dijawab walaupun cuma dengan ya atau mau... yah gitu deh saat ini lagi demen banget ngucapin dua kata itu. Kalau aku bilang: B mous *mom* mau pergi, B dirumah sama aunty saja yah. Jawabnya pasti ya, tapi begitu aku menuju pintu pasti deh langung ngejar dan merengek minta ikut hahahaha... Susah juga ngebedain kata mau *suka* dengan mau *tidak suka*. Sebenarnya ini sama seperti pengucapan logat orang Manado berbicara. Mereka suka bilang suka atau tidak suka dengan mau. Penekanannya mau yang suka diucapkan cepat dan mau tidak suka diucapkan panjang dan bergelombang *?@!* ditambah mimik yang agak cemberut. Sama deh dengan OB padahal tidak ada yang ngajarin. Foto disebelah ini diambil pagi tidak lama setelah bangun tidur. Sejak umur 9 bulan, OB sudah mulai pup di closet. Ibuku tuh yang telaten ngajarin tiap pagi jika kebetulan kita nginap di Depok. Setelah berdoa OB digiring masuk kamar mandi, biarpun belum mau pup yah tidak apa-apa ditungguin sambil baca buku. Hehehe.. iya nih buku memang bawaan yang wajib dibawa! Yah.. begitulah kesukaan baca ku dan Alex ternyata turun ke OB, dan percis banget seperti aku yang nenteng2 koran atau buku ke toilet. Acara mandiku bisa jadi 1 jam bahkan lebih tergantung berita yang ku baca. Yah... samalah seperti jagoan kecilku. Hehehehe.. Di Bogor udara lagi panas banget belakangan ini, mau bereng dikolam juga tidak bisa karena selama puasa kebanyak kolam renang disini tutup dan baru buka menjelang waktu berbuka puasa. Kasihan Ob yang memang sudah agak lama tidak berenang lagi. Akhirnya aku akalin saja supaya OB bisa tetap main air yaitu dikamar mandi kami. Isi dengan air hangat penuh-penuh dan biarkan dia main sesuka hati sampai lantai kamar mandi banjir oleh cipratan air dimana-mana. Hehehehe murah meriah dan tidak perlu keluar rumah. Seiring dengan bertambahnya umur, pola makan OB juga mengikuti kami yang dewasa. OB doyan makan apa saja *yg penting kurangi garam dan gula*. Seperti kebiasaan Alex minun juice sayuran tiap pagi yang terdiri dari campuran wortel, sledri, paprika hijau, dll yang buat aku sendiri baunya saja sudah membuat mual apalagi rasanya. Walahh.. tidak deh! Tapi OB dengan santainya minum juice ajaib itu.. tidak ada tampang aneh dimukanya saat minum bahkan nambah. Akhirnya sejak sebulan lalu tiap pagi, OB mulai ikutan daddynya minum juice sehat rasa ajaib itu ihhhh.... Emang deh yang namanya juice Ob suka banget, buat minum disekolah pasti ada satu botol juice. Gurunya sampai heran-heran gitu ngeliat OB tiap kesekolah kenyang dengan minum juice saja saat break.

Thursday, September 07, 2006

Kocok dan bakar terus...

Seminggu ini sudah 3x saya bakar kue ada Sponge Cake dan banana cake yang ini bikin 2x dalam semalam! Hehehhe.... Sebenarnya sudah dari berminggu-minggu yang lalu pengen banget bikin kue, terserah kue apa saja yang penting bikin. Ketika Rabu minggu lalu sempet main ke Depok selama 4 jam, jangan ditanya betapa senangnya. Begitu tiba langsung pengumuman mau bikin kue dan tidak lama jadilah bruder. Kalau saya bikin kue bukan berarti saya juga yang makan, urusan yang satu itu saya serahkan saja buat Mintje. Biarlah lidahnya merasakan lembut, manis dan enaknya (hmmm... ini sih katanya) kue itu. Biarlah badannya yang kurus menjadi sedikit berlemak setelah beberapa kalori masuk kedalam tubuhnya. Dengan berat 44kg tinggi 165 Mintje tidak perlu kawatir kegemukan bahkan mengharapkanya. Sedangkan saya, melihat orang memakan sepotong lalu sepotong lalu sepotong lagi lalu... sudah membuat saya kenyang, apalagi jika dipuji hehehe ... Sayangnya Alex tidak menyukai kue buatan istrinya. Saya malah disuruh belajar bikin roti hitam atau apalah namanya yang keras seperti batu dan tidak ada rasa manisnya. Bebas lemak katanya! Tahun lalu pulang dari kerja di... mana yah? eh kok lupa yah, kayaknya bukan Tajikistan krn dia kesana 2 tahun lalu. Ah, apalah namanya di Eropa Timur sana, dia belikan buku The Handmade Loaf yang hanya saya lihat-lihat saja, sampai akhirnya kemarin dulu Alex telp Toko Shalimar di Pasar Baru jika mereka punya whole wheat and whole rye. Ihhhh segitunya deh... Oh... indahnya jika didukung sama suami yang doyan makan kue. Saya juga suka bahkan demen banget sama Roti tapi tidak seperti adik saya yang rasanya tidak bisa hidup sehari tanpa mengigit sepotong roti duuuuhhh... Tau tidak? setelah ini ada 6 telur, tepung, dan susu yang sudah menunggu untuk dikocok. Sponge Cake. Lagi? Yap kali ini rasa Pandan dan besok giliran Carot Cake, penasaran kalau yang ini apakah Mintje juga suka? Resep akan ditulis di Resep Jackie kalau sudah selesai bakar-bakar kue.

Saturday, September 02, 2006

BAP & Cerita lainnya

Bogor dari teras Bumi. Bumi Awas Paninga. Bumi artinya rumah atau vila, Awas Paningal nama pasir tempat Bumi berada. Bunga Dadap dijadikan simbol karena ada beberapa pohon Dadap disana. Lagipula merah diantara hijaunya pohon kelihat indah. Letaknya di Desa Tajurhalang dari Bogor cuma 45 menit, kalau kesini arahnya bukan ke Puncak tapi kearah Istana Batutulis trus turun kebawah menuju jalan pintas ke arah Sukabumi. Beda dengan puncak yang rame, disini sangat tenang dan tempatnya diujung berbatasan dengan hutan pinus. Tidak lama lagi BAP siap menerima tamu karena bangunan yang dulunya gudang saat ini sedang direnofasi dan diubah menjadi ruangan luas yang bisa menampung orang dalam jumlah yang agak banyak. Siapa tahu rejeki datang dari sana...


Gunung Salak dibelakang Bumi. Malam hari kalau kita memandang kedepan akan terlihat lampu-lampu dari Rancamaya, sebelah kirinya ada Bogor dan disebelah kanan arah Sukabumi. Dibelakang Rancamaya.. jauh diatas sana terlihat lampu-lampu dari arah Puncak. Kalau cuaca lagi cerah dan bersih wah bagus banget.

--------------------- Local Wildlife Jim teman saya yang di Australia mengirim foto ini, katanya diambil dari teras rumahnya di Cairns sana. Ngiri saya ngeliatnya bagaimana kakatua sebanyak itu bisa bebas berterbangan. Coba yah kalau kejadiannya disini...

Thursday, August 17, 2006

iiiiiiiiiiiiihhhh pipiku

Coba deh lihat ada goresan merah dipipi OB. Ada kan?? Ehhh.... keliatan nga sih??? Susah banget motret OB, tidak bisa diem kecuali kalau bobo. Soal luka dipipi itu: ceritanya nih hari Senin (14 Agustus) pagi sebelum kita ke Kemang, OB jatuh dari sepedanya. Emang sih kata orang-orang nih sepedanya tidak cocok dgn badan Ob yang besar. Jadi kebanting gitu deh.. mau beli yang baru juga nanggung soalnya Ob belum bisa genjot sendiri sedangkan kita maunya kalau beli sepeda lagi yang agak gedean dan modelnya tidak seperti punya baby gitu ihhhh... OB dengan luka dipipinya menurutku malah membuat dia semakin lucu, ada rona pinknya sih.. Mingir.. mingir, ada preman Bogor datang!! ------------------------ Bersih bersih... Sejak bulan lalu Ob suka ikutan sibuk jika aku bersih-bersih rumah.. nyapu atau lagi ngerjain apa kek.. pasti dia teriak mau mau.... Maksudnya Ob juga mau kerja aka bantuin. Ayo OB kita bersih bersih... Sekarang OB sudah 18 bulan, kosa kata nya makin bertambah padahal bulan July lalu baru 50an sekarang aduh tdk sempat lagi ditulis deh soalnya cepet banget perubahannya.. mungkin karena OB sekolah kali yah? tapi yah gitu deh kata-katanya campur aduk bahasa dan english... selain itu Ob juga mulai lancar nyusun kalimatnya sampai aku sendiri suka takjud. Aku bersyukur banget nemuin sekolah ini buat OB krn deket banget dari rumah trus pelajarannya sesuai dgn yang aku mau. Maksudnya bukan belajar membaca dan menulis atau komputer, oooooooh ngak lah. Main-main, nyanyi, ketrampilan2 yang fun gitu deh.. sesuai dgn umurnya. Soalnya nih lingkungan rumah kami di Bogor ini sepi dari suara anak2 seusia OB. Sedangkan di Dpk, aku ngak ngijinin OB main dengan anak tetangga.. hmmm nakal dan bahasanya jorok banget. Untung lah sekarang OB bergabung dengan teman-teman santun. Sempet heran juga kalau lagi break, anak yang agak besaran saling menjaga yang kecil seperti OB gitu apalagi kalau OB tdk bisa diam *sering banget nih* pasti deh ada yang negur.. OB sini... -------------------- Kapan yah selesainya? Aku masih giat ngerajut cuman... ngak selesai selesai juga yah... Malu mau dipasang fotonya nanti kalau sudah agak berwujud hehehe... kapan yah???